Ini adalah hal penting yang harus diketahui apabila Anda ingin memulai bisnis impor dari Eropa. Catatan berikut saya buat berdasarkan pengalaman pribadi.

Bulan ini saya kembali mendapat order membantu belanja impor barang branded Eropa dari seorang teman. Berhubung saya punya pacar bule Belanda dan tinggal di Belanda, jadilah alamat sang pacar saya jadikan posko pengumpulan order-order tersebut sebelum dikirim ke Indonesia. Untuk hal ini, sampai sekarang tidak ada masalah. Masalah terbesar dalam bisnis ini adalah masalah lalu lintas uang. Namun bukan itu saja, masih banyak masalah-masalah kecil yang saya hadapi selama bertransaksi. Saya akan bagi disini supaya teman-teman importir lainnya bisa membuat antisipasi dan perencanaan yang matang.

1. Toko online Eropa yang tidak mngirim barang ke Indonesia.

Jika Anda ingin membeli barang branded alias produk impor asli merk terkenal dari Eropa, Anda bisa memilih melalui website, namun toko online Eropa tidak akan mengirimkan barang ke Indonesia. Untuk mendapatkan barang tersebut, saya harus memberikan alamat pengiriman di Eropa.

2. Toko online Eropa yang tidak merima alat pembayaran paypal dari akun indonesia.

ini yang lebih parah lagi. kita sudah niat belanja produk mereka, dan sudah memberikan alamat pengiriman ke belanda, ternyata akun paypal indonesia saya pun tidak bisa digunakan. Saya terpaksa memakai akun paypal pacar saya di Belanda.

3. Toko online Eropa yang tidak melayani pengiriman ke alamat konsumen.

Ada juga toko online yang tidak mau melayani shipping. Mereka hanya menyajikan penjabaran produk dan definisi harga di website, jika Anda berminat, silahkan datang ke toko dan ambil barang pesanan Anda sendiri.

READ  Sobat, Maafin Gw

4. Toko online yang tidak profesional namun membebankan kesalahan pada konsumen.

Ada salah satu kejadian, dimana saya membuat order dengan pembayaran cheque di tempat. Order tsb diantar oleh kurir dan kurir akan menerima cheque dari pembeli. cara ini lebih saya sukai karena minim resiko, namun ternyata pelayanan toko yang seperti ini sangat buruk. barang yang saya order salah kirim alamat dan barang dikembalikan ke toko. kesalahan tersebut dari pihak karyawan toko yang menulis alamat tidak benar, namun saya sebagai konsumen tetap dikirimkan bill biaya pembatalan order.

5. Toko online dan toko offline tidak sama

Ini hal baru yang penting untuk diingat bahwa toko online dengan websitenya adalah sebuah perusahaan yang tidak berhubungan dengan toko offline yang ada di Eropa. Jika Anda melakukan order secara online, jangan berharap bisa membawa catatan order online Anda ke toko offline. Mereka memiliki kode barang yang berbeda dan sistim penjualan yang berbeda. Ssaya pernah order barang melalui website Belanda, tapi barang saya dikirimkan dari Spanyol.

 

Kasus Paypal

Semoga Anda sudah tau apa itu paypal. Buat yang belum paham, akan saya jelaskan di posting berikutnya. Singkatnya, paypal tersebut fungsinya hampir sama dengan rekening bank, tapi dalam bentuk yang lebih universal dan bisa diatur dalam bentuk mata uang apa saja.

Alat pembayaran pada toko online Eropa ini sebenarnya tidak hanya paypal saja, namun paypal sudah menjadi alat pembayaran utama dimana-mana. Akhirnya saya berkutat menggunakan paypal. selain masalah akun paypal yang saya jelaskan diatas, masalah besar lainnya adalah limit transaksi paypal. Paypal memberlakukan limit tertentu untuk jenis akun tertentu, misalnya untuk akun individual, limit transaksi paypal adalah € 2500. Kebetulan saya tidak sadar akan hal ini, sehingga saya tidak ada antisipasi. Akhirnya uang yang dikirimkan dari rekening Indonesia ke paypal Belanda justru diblokir karena jumlah kiriman sudah mencapai limit. Paypal tidak bisa digunakan selama sebulan karena limit bulan tersebut sudah mentok. Alhasil saya enggak bisa belanja menggunakan paypal tersebut, termasuk menarik uang dari saldo paypal ke bank. Pokoknya blokir yang tidak bisa digunakan sama sekali.
Disamping itu, untuk menerima uang dalam jumlah besar, pemilik akun harus melakukan verifikasi dengan mngirimkan data dan dokumen penting ke pihak paypal. Repot kan? Nah, saran saya jika Anda ingin melakukan transaksi besar, Anda bisa mengatur pengiriman uang per bagian.

READ  Membayangkan Surga: Ada Apa di Surga?

Kasus paypal lainnya adalah masalah biaya transfer dan biaya konversi mata uang antar akun paypal beda negara. Sebagai penjual, Anda harus memperhitungkan biaya ini. apalagi kalau Anda tidak memiliki saldo di paypal yang akan dikirim ke akun paypal Eropa. Biaya penarikan uang dari kartu kredit Anda ke paypal bisa disedot hampir 4% dari nominal transfer. Inilah sedihnya akun indonesia yang hanya menambah saldo ke paypal melalui kartu kredit, kita tidak bisa menambah saldo paypal melalui rekening bank seperti akun Eropa atau akun paypal negara barat lainnya.

So, kesimpulannya… Tidak mudah kan bisnis impor barang branded dari Eropa.

 

klik gambar berikut untuk mendaftar Paypal:

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

 

semoga bermanfaat

 

– Caprivhia

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *