Hati ini sebegitu tipisnya, sehingga sedikit saja perhatiannya berubah, hati ini langsung mengecut, miris, perih, dan terluka.

Siapa diantara wanita yang tidak pernah merasakan luka, cemburu, sedih hati, hina atau hatinya hancur? Ada yang tidak pernah? Tentu tidak. Bahkan bukan hanya wanita, pria pun demikian. Manusia ini diciptakan sama dan adil. Sama-sama punya hati dan perasaan, namun wanita ini memang lemah, tapi ingat! Bukan hatinya.

Saya pastikan yang sedang membaca ini adalah wanita, apabila bukan, rasakanlah diri Anda seumpama wanita.

Wanita memang lemah, benar lemah fisiknya tapi bukan hatinya. Kenapa hatinya tidak lemah? Karena kita para wanita memang tidak memiliki hati yang lemah. Karena kita terbiasa menahan derita demi derita, luka demi luka, derai air mata demi derai airmata yang tiada pernah ada habisnya. Namun kita masih sanggup memberikan cinta, memberikan maaf, memberikan kasih sayang, memberi senyuman dikala hati sedang luka, memberi perlindungan dikala hati sudah hancur, kita mampu. Kita tidak membalas dengan amarah, tidak membalas dengan sakit hati, tidak melampiaskannya kepada anak, kepada orangtua, kepada suami, kepada saudara, bahkan siapapun yang kita sayang. Begitu hebatnya wanita ini. Begitu kuat hatinya, dan masih ia mampu untuk menampung derai air mata hingga hayatnya tiba.

Saya wanita, hati saya tidak lemah, tidak sedikitpun rusuh hati saya dengan tempaan hidup ini, karena saya tahu, sayalah pemenangnya. Derai airmata dan susah hati saya adalah kebahagian batin di surga.

[quote align=”center” color=”#999999″]”Ya Allah, Engkaulah maha cinta bagiku diatas segala-segalanya dan kepada Engkau aku mengadukan rusuh hatiku agar Engkau hadiahkan sebagai pahala bagiku.

Amin[/quote]

READ  Apa beda PPC dan PTC? Mana yang LEGAL dan ILLEGAL?

 

– Caprivhia

Facebook Comments

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *