Nah, ini dia… pertanyaan bagus dari temen di facebook setelah saya posting sebuah foto sungai Belanda yang airnya bersih dan jernih. “kemana perginya air sisa pembuangan di Belanda?”

Sebelum membaca penjelasan berikut ini, silahkan lihat terlebih dahulu video pembuangan limbah di Belanda sbb;

Di video ini dijelaskan bahwa air berasal dari limbah rumah tangga yang mungkin bercampur bahan kimia, sampah kasar dan sebagainya yang kemudian dialirkan ke tempat khusus yang disebut water zuivering atau water purification, atau dalam bahasa Indonesia disebut proses pemurnian air atau penjernihan air. Air yang mengalir ke tempat ini dialirkan melalui sebuah kanal/terowongan bawah tanah yang berada sekitar 1-2 meter dari permukaan tanah. Tidak seperti got di Indonesia yang ukurannya sangat dangkal dan kecil.

Air yang sudah sampai di pusat pemurnian air ini kemudian diproses dengan tiga tahap penyaringan. Yakni, pemurnian secara mekanik, pemurnian secara biologi dan pengendapan. Pemurnian secara mekanik berfungsi untuk memisahkan partikel kasar dari air, baik itu lemak, pasir, sampah kasar dan sebagainya. Pemurnian secara biologi kemudian akan menguraikan partikel sampah renik yang sudah hancur oleh bakteri di dalam air dan sebagian juga sudah menjadi kotoran kemudian diurai menjadi karbondioksida, nitrogen, dan air. Tahap ketiga adalah pengendapan dari sisa akhir proses pemurnian air tersebut, dan hasil endapan bisa dijadikan energi. Selebihnya akan dibuang.

Tempat khusus proses pemurnian air di Belanda

Air yang sudah melalui proses pemurnian tersebut sudah sama kualitasnya dengan air alami yang bisa diminum, namun tidak disarankan untuk langsung bisa diminum. Air tersebut bisa kemudian diproses kembali menjadi air minum. Orang Belanda air minumnya dari air kran saja. Yakni, air yang sama dengan yang digunakan untuk mencuci piring dan memasak, sekaligus untuk diminum.
Penjelasan mengenai proses pemurnian air ini juga diajarkan di sekolah sedari dini. Baik cara perawatan lingkungan hingga prosesnya. Misalnya menjelaskan bahwa minyak tidak dibuang di tempat cuci piring, melainkan ke toilet. Guru SD di Belanda menjelaskan subjek sudah menggunakan smartboard yang bisa menampilkan video. smartboard adalah semacam papan tulis layar sentuh dengan proyektor yang bisa ditulis seperti papan tulis biasa, sekaligus dengan fungsi touch screen. Sekolah kita kapan ya?

READ  Aupair World: Salah Satu Cara Mudah Menuju Eropa dan Amerika

Jadi untuk jawaban dari pertanyaan kemana perginya air limbah di Belanda? Jawabannya adalah ke sungai. Tetapi… setelah melalui proses pemurnian air di water zuivering instalatie.

Demikianlah sedikit informasi tentang kemana aliran air limbah di Belanda dan bagaimana proses pemurnian air di Belanda. Jika Anda masih ingin melihat video lainnya, silahkan lihat video dengan kata kunci “water zuivering” di youtube.

Semoga bermanfaat.
Jangan lupa Like and Share ya…

Caprivhia

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *