Awal perkenalan saya dengan hosting adalah ketika saya order paket ‘web + host + domain’ sebesar 300rb dari provider lokal. Itu sudah dapat pemakaian setahun dengan satu alamat url. Waktu itu, saya masih belajar mengenal apa itu domain, hosting dan tema. Saya minta tolong sama teknisinya untuk memasang wordpress. Saya tidak memakai web sediaan dari provider ini, karena kebetulan saya sudah punya website gratis di WordPress.com dan telah belajar sedikit mengenai Plug in serta berbagai fitur wordpress lainnya.

Setelah utak-atik website baru selama 2 bulan, saya dapat warning kalau kuota saya hampir habis. Waduh, padahal saya hanya bongkar pasang tema dan mengupload 20 buah artikel. Ketika beli paket yang murah ini, disitu tertulis kuota 300MB. Dan ternyata untuk bongkar pasang tema, bongkar pasang plug in, upload foto-foto, kuota tersebut terbilanng sedikit. Apabila saya harus upgrade ke kuota yang lebih besar, saya tetap masih bergantung dengan provider ini. Akhirnya saya berfikir untuk mencari hosting unlimited aja, supaya bongkar-pasang softwarenya lebih bebas dan saya sendiri pemiliknya.

Pada tahap belajar, berdasarkan pengalaman saya sebagai seorang newbie; kita akan sibuk mencoba ini, mencoba itu, pasang ini dan itu. Oleh sebab itu, saya menyarankan untuk menggunakan hosting yang unlimited. Harganya juga tidak sampai 3x lipat hosting minim termurah yang memiliki banyak keterbatasan.  Saya juga menyarankan memakai hosting yang sudah tersedia script software yang tinggal di klik, tanpa harus menginput database satu persatu. Kebetulan, pada saat searching, saya ketemu hosting bluehost yang memenuhi semua kriteria tersebut.

Sebagai pemula yang belum banyak mengerti apa-apa, sebelum membeli, saya bertanya dulu sepuas-puasnya melalui livechat di bluehost. Inilah kelebihan bluehost, hosting ini menyediakan customer service 24 jam. Setelah chating cukup lama, akhirnya saya beli paket serba unlimited; unlimited domain space, unlimited bandwitch dan unlimited hosting storage. Setelah membeli, saya langsung klak-klik kesana kemari, bongkar pasang wordpress, joomla, opencart, software forum, software toko online, dan puluhan script lain yang gratis disediakan oleh bluehost. Biasanya untuk pesan satu toko online saja, saya harus mengeluarkan uang minimal 1 juta. Sekarang, saya membayar hosting yang tidak sampai 1 juta, tapi bisa punya toko online sendiri dengan desain yang profesional, aneka blog dengan tema yang tersedia yang jumlahnya ratusan,  forum jual beli, livechat, dsb. Kurang lebih, jumlah subdomain saya sekarang ada 20 alamat URL, dan menambah subdomain dari satu domain tidak mengeluarkan biaya sedikitpun alias gratis; unlimited.

READ  [OpenCart Les 4] Panduan Extensions Menu Modules pada OpenCart

Klik disini untuk mendaftar di bluehost

 

Facebook Comments

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *