Yang manakah anda diantara dua pernyataan tersebut?
Apakah anda Subjek yang membuang sampah pada tempatnya? Ataukah anda Object sebagai sampah masyarakat yg harus dibuang pada tempatnya?

sampah masyarakat

Pilihan anda hanya ada dua. Menjadi subjek atau objek. Menjadi pelaku atau korban. Menjadi pemerhati lingkungan atau perusak lingkungan.

Sudahkah anda membuang sampah pada tempatnya?

Saya harap sudah. Karena saya khawatir jika anda menjawab belum, maka saya terpaksa membuang anda pada tempatnya. Dimana anda akan bersama orang-orang yang memilih setuju dengan anda. Dimana anda akan ditempatkan bersama mereka, dengan lingkungan kumuh dan kotor sesuai tempat sampah pada umumnya.

Sekali lagi, jawab pertanyaan saya. Sudahkan anda membuang sampah pada tempatnya?

Belum?

lalu, dimana anda biasa membuangnya? Di jalan? Di selokan? Di sungai? Di sudut rumah sewaan? Di sebelah rumah tetangga yang mau dikontrakkan? Di samping tanah kosong untuk dijual? Dimana? Apakah dimana2 ada sampah dari anda? Saya mengerti, anda termasuk sampah masyarakat yang harus disesuaikan tempatnya. Anda harus ditempatkan bersama dengan sampah masyarakat lain yang akan membuat segunung sampah di hari tua anda,  yang mana gunung sampah itu  akan anda berikan untuk cucu anda dikemudian hari. Huek…

Sungguh nenek dan kakek yang menjijikkan. Di hari tua kalian nanti, akan saya buatkan kalian sebuah pondok gubuk buruk yang kecil di samping gunung sampah yang tinggi yang telah kalian bangun.

Camkan itu!

 

Inilah dunia sampah yang akan anda ciptakan dikemudian hari…

 

sungai yang penuh denga sampah!

dunia sampah

sungai-sampah

 

korban banjir yang terpaksa berbaur dengan sampah

korban banjir dan sampah

tumpukan sampah di pinggir laut dan di pinggir sungai

Sampah-di-Waduk-lhokseumawe

bahkan burung pun ikut makan sampah

burung makan sampah

 

READ  Menemukan sesuatu yang mendamaikan hati

Jika anda ingin mengingatkan orang lain tentang larangan membuang sampah sembarangan, mohon bantu share tulisan ini.

Semoga bermanfaat,

 

salam

– Caprivhia

Facebook Comments

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *