Saya akan melanjutkan cerita tentang Malaysia sebelumnya, ini cerita 2, kalau belum tahu apa-apa ceritanya.. baca cerita 1 dulu ya >> Sesuatu yang Tidak Pernah Ku Duga Tentang Malaysia – (cerita 1)

Ternyata,

… siapa saja BISA bekerja di Malaysia asalkan MAU KERJA

Itulah slogan dan jawaban yang diberikan teman saya tentang pertanyaan saya mengenai apa yang saya lihat di Malaysia. Bagaimana bisa seorang waria bekerja sebagai customer service parfum di sebuah counter parfum di Mall besar. Apa mereka kekurangan orang? Ada seorang banci yang sedang menuntun kursi roda seorang nenek2 yang bekerja di gerbang keberangkatan pesawat AirAsia.  Bagaimana mungkin seseorang dengan tinggi “semekot” alias semeter kotor yang saya lihat di gerbang masuk toko barang  branded H&M di Malaysia, menjadi  seorang security? Bahkan saya yang hanya tinggi 155 cm ini harus melihat ke arah bawah untuk menatap security tersebut? Dan ada lagi, ketika saya belanja di Parkson mall yang mall besar juga, wanita-wanita (yang tidak bisa disebut cewek-cewek) yang berada di counter tas-tas branded adalah ibu-ibu tua yang umurnya sudah 40an. Belum lagi supir taxi yang saya tumpangi dengan jilbabnya yang anggun, tidak sedikitpun ada cerminan ketomboyan.

Itulah Malaysia, menurut teman saya… seperti yang saya bilang tadi. Siapa saya, tidak kenal umur, tidak kenal jelek atau cantik, tidak kenal tinggi atau pendek, asalkan melamar pekerjaan, bisa saja diterima bekerja di perusahaan Malaysia.

Ternyata,

… muda mudi Malaysia cepat mapan dan bisa jadi eksekutif muda

Ini satu hal lagi yang saya tanyakan kepada beliau, kok bisa ya mereka yang masih bau kencur itu sudah mantap, settle dengan profesinya? Begini ceritanya… di Malaysia, mayoritas mahasiswa tamat kuliah di umur 21 tahun. Pada saat mereka liburan semester, mereka bisa melamar pekerjaan untuk magang di perusahaan, bahkan ini disarankan dan ada kewajiban bagi perusahaan untuk menerima mahasiswa magang atau bekerja di perusahaan mereka. Sebagai umpan balik bagi perusahaan, adalah diberikannya keringanan pajak oleh pemerintah terhadap perusahaan tersebut. Sehingga besar kemungkinan semua mahasiswa sudah memiliki banyak pengalaman kerja sebelum mereka menamatkan kuliahnya.

READ  Inilah Buku Pelajaran Terbaik yang Pernah Saya Baca

Ternyata,

… ekspor terbesar Malaysia adalah kelapa sawit, kok bisa?

Sebuah pertanyakan di dalam hati, ketika saya berada di atas pesawat saat meninggalkan Malaysia. Kebetulan saya duduk di pinggir dekat jendela, sehingga bisa menatap petak-petak tanah dan bangunan di Malaysia. Saya kaget sekali ketika melihat, hampir seluruh kehijauan yang saya lihat di bawah sana tersusun sangat rapi dengan pohon yang sama. Tidak seperti ketika saya meninggalkan bandara Padang, dimana semua lahan yang saya lihat ke bawah; kosong ditumbuhi alang-alang dan pohon liar. Ternyata tumbuhan hijau dan rapi yang saya lihat tersebut hingga ribuan kilometer di Malaysia adalah lahan kelapa sawit. Wow… you know what, Kuala Lumpur adalah pusat kota lho… bukan wilayah kehutanan seperti pulau Kalimantan di Indonesia. Tetapi apa yang dilakukan oleh Malaysia? Sekecil apapun sudut tanah yang mereka punya, mereka jadikan sumber daya alam yang bermutu. Saya sudah mengkonfirmasi penglihatan saya itu dengan membaca Wikipedia, bahwa Malaysia adalah salah satu pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Jempol!!

“Ayo, Indonesia… kamu bisa!”

berikut foto yang saya ambil dari google earth di sekitar Bandara International Malaysia

silahkan klik untuk zoom.

google earth kelapa sawit Malaysia

tags: banci malaysia, dunia kerja malaysia, ekonomi malaysia, ekspor malaysia, fakta tentang Malaysia, Informasi tentang Malaysia, jalan-jalan ke Malaysia, kelapa sawit malaysia, lowongan pekerjaan di malaysia, pendidikan malaysia, tentang Malaysia, tips jjs Malaysia, travel info, trip ke Malaysia, waria di Malaysia

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *